Reses di Talang Kepuh, ini sejumlah aspirasi dari masyarakat

Palembang, reses kali ini digelar dikawasan talang Kepuh Palembang. Guna menyerap aspirasi serta usulan dan keluhan masyarakat dilapang. Sejumlah anggota DPRD Sumsel yang hadir antara lain Nasution, Anggota DPRD Sumsel Dapil I, H. Chairul S. Matdiah, MH (Komisi I/Partai Demokrat), Aryuda Perdana Kusuma, S.Sos (Komisi IV/ Partai Golkar), Abdullah Taufik, SE,MM (Komisi III/Partai Gerindra), Firmansyah Hakim, SH (Komisi V/Partai Nasdem), Ir. Romiana Hidayati (Komisi V/Partai PDIP), Muhamad Toha, S.Ag (Komisi V:Partai PKS).

Sejumlah aspirasi dari masyarakat diterima dan di sambut langsung oleh anggota DPRD Sumsel dalam agenda rutin ini. Aspirasi pertma di sampaikan oleh Hercules warga GCM 2 Blok c nomer 7, warga dikawasan ini membutuhkan jalan alternatif macan lindungan agar terhubung, 2 unit jembatan, serta dipelukan penataan dan pemindahan pasar kalangan ke pasar modern yang ada, untuk 3000 pemukiman yang ada.

Sementara Edi warga GCM dwngan
700 kepala keluarga mengaku
Belum mempunyai RT, Sementara untuk uk fasilitas Masjid Lukman Nurhayati yang dibangun bersama PT Cahya bangun, membutuhkan gudang penyimpanan masjid serta Butuh penahan sungai disamping GCM.

Sementara Irwansyah, ketua rt 18 RW 8 kelurahan Gandus Parit, menjelaskan jalan talang kepuh dari Masjidi Baitul Mukmin sampai ke Hasad Regency, perbatasan sampai ke bukit baru belum diperbaiki, kurang lebih 2km kiri kanan selain itu jalan dinilai kurang lebar sehingga sering terjadi kecelakaan sampai hingga ke SMP 28.

Semua aspirasi itu di terima langsung, sejumlah aspirasi tersebut akan di bawa kedalam proses parlemen berikutnya untuk ditindak lanjuti bersama pihak terkait.

yang harus disiapkan masyarakat saat reses

Masa reses adalah kesempatan bagi anggota dewan (DPR/DPRD) untuk turun ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Agar pertemuan ini efektif, masyarakat perlu melakukan persiapan agar usulan, keluhan, dan aspirasi dapat didengar dan ditindaklanjuti. Berikut adalah hal-hal yang harus disiapkan masyarakat saat reses:

1. Persiapan Materi Aspirasi (Isi)Identifikasi Masalah Konkret: Siapkan daftar masalah yang nyata terjadi di lingkungan sekitar, seperti infrastruktur rusak (jalan/selokan), masalah pelayanan publik (KTP/layanan kesehatan), atau isu sosial ekonomi.Rumuskan Usulan Solusi: Jangan hanya mengeluh, bawa ide atau solusi yang masuk akal terkait permasalahan yang dihadapi.Data Pendukung: Siapkan data atau bukti pendukung, seperti foto infrastruktur yang rusak atau dokumen terkait, agar aspirasi lebih kuat.Prioritas Kebutuhan: Kelompokkan aspirasi berdasarkan skala prioritas (mendesak vs kebutuhan jangka panjang).

2. Persiapan Administrasi dan DokumenProposal Tertulis: Sebaiknya aspirasi diserahkan dalam bentuk tertulis (proposal) yang ditandatangani oleh pengurus lingkungan (Ketua RT/RW/Tokoh Masyarakat) untuk menunjukkan urgensi dan kesepakatan bersama.Surat Undangan/Pemberitahuan: Pastikan aparat desa/kelurahan mengetahui agenda reses agar warga terorganisir.

3. Persiapan Teknis PertemuanKehadiran Tokoh Masyarakat: Mengajak tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, ibu-ibu, atau kelompok tani/nelayan agar aspirasi mencakup berbagai sektor.Etika Menyampaikan Aspirasi: Gunakan bahasa yang sopan dan santun saat menyampaikan pendapat.Waktu dan Lokasi: Ketahui waktu dan lokasi reses yang telah ditentukan di daerah pemilihan Anda.

4. Persiapan Sikap (Mentalitas)Partisipasi Aktif: Aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi, jangan hanya menjadi pendengar pasif.Kritis dan Solutif: Berani menyampaikan aspirasi, namun tetap rasional.Proaktif: Tanyakan tindak lanjut dari reses sebelumnya untuk memastikan adanya akuntabilitas. Dengan persiapan yang baik, masyarakat dapat memastikan bahwa reses tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi jembatan yang efektif untuk perbaikan infrastruktur dan pelayanan sosial di daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *