
Palembang, SG – Haji Abdul Halim Ali Bin Kemas Ali atau yang akrab dikenal dengan haji Alim tutup usia. Informasi wafatnya sang konglomerat asal kota Palembang ini beredar luas di media sosial maupun media on line dan elektronik.Haji Alim di kabarkan wafat pada Kamis (22/1) sekitar pukul 14.30 wib di rumah sakit Siti Fatimah Az-Zahra Palembang, pengusaha sukses ini rencananya akan di makamkan di depan rumahnya sendiri di kawasan jalan dr m Isa Palembang, sebelum dimakamkan jenazah direncanakan akan disholatkan di masjid agung Palembang Jumat (23/1).
Haji Alim dikenal dengan kesuksesan yang di raihnya dari sejumlah usaha, selain kaya raya almarhum yang wafat di usia 88 tahun ini dikenal dermawan. Dengan kesuksesannya ini almarhum juga akrab dengan sejumlah pejabat disumatra selatan. Sejumlah pejabat yang sempat melayat kerumah duka antara lain gubernur Sumsel Herman Deru serta walikota Palembang Ratu Dewa.Ratu Dewa walikota Palembang bahkan memposting langsung lawatannya kerumah duka melalu akun facebooknya “nalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pada hari yang penuh duka ini, atas nama Pemerintah Kota Palembang dan seluruh masyarakat Palembang, saya menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Bapak Haji Abdul Halim Ali Bin Kemas Ali” tulis Ratu Dewa.
Orang nomer satu dipalembang ini juga menyatakan Kehilangan ini bukan hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh masyarakat Kota Palembang secara luas. Almarhum Haji Alim adalah sosok yang dikenal baik, rendah hati, dan dermawan. “Semasa hidupnya, beliau telah banyak membantu sesama tanpa memandang latar belakang, suku, maupun golongan. Kebaikan beliau mengalir dengan tulus, menjadi teladan tentang arti kepedulian dan keikhlasan dalam bermasyarakat.” Tambah Ratu Dewa Ratu dewa dalam akun facebooknya juga menulis sedikit jejak sang konglomerat yang dinilai dermawan.
“Bagi kami, almarhum bukan hanya seorang tokoh, tetapi juga sahabat masyarakat. Banyak jejak kebaikan yang beliau tinggalkan—dari membantu warga yang kesulitan, mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, hingga menjadi penyejuk dan perekat di tengah kehidupan masyarakat Palembang yang beragam.” Tulis Ratu Dewa dalam postingan Facebooknya.
Wafatnya haji alim juga menyedot perhatian publik lantaran almarhum saat ini dalam status tersangka dan menjalani sidang dengan Dugaan Pemalsuan Dokumen Surat Tanah. Pengusaha di Sumatera Selatan, yakni H Alim dan mantan pegawai BPN Musi Banyuasin (Muba) Amin Mansyur sudah ditetapkan Kejari Muba sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen surat tanah di Jalan Tol Palembang-Jambi seluas 34 hektare. Proses persidangan yang di hadiri sang crazy rich ini sempat menjadi sorotan, postur tubuh besar dan dalam proses perawatan medis, haji alim nampak selalu menggunakan infus dan oksigen, diatas kursi roda bahkan ranjang medis bolak balik menjalani sidang hingga akhirnya meninggal dunia.(*)