Lahat, BSS – PLTU Banjarsari bersama Puskesmas GGB Kecamatan Merapi Timur, melaksanakan program pencegahan penyakit demam berdarah dan malaria di Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat. Kegiatan yang berlangsung 3 hari ini, melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Bahkan memiliki tim khusus yang memburu jentik nyamuk, di rumah-rumah warga.Pantauan dilapangan Kamis, (192/2026), tim gabungan CSR PLTU Banjarsari dan Puskemas GGB tampak mendatangi desa Sirahpulau. Mereka membawa sejumlah peralatan seperti alat foging, hingga bubuk abate yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Masyarakat sekitar juga antusias dan ikut serta, mulai dari perangkat desa, ibu-ibu PKK, hingga anak dan remaja. Mereka kemudian membagi menjadi empat tim. 2 tim akan bertugas membawa alat foging, untuk melakukan pengasapan ke rumah-rumah warga secara terpisah. 2 tim lagi sebagai pemburu jentik nyamuk, yang akan memeriksa tempat penampuang air rumah warga dan memberikan dan menyebarkan bubuk abate.
EVP PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno melalui Manager Umum Faza Ikhwana menjelaskan, kegiatan tersebut bagian dari program corporate sosial responsibility (CSR) bidang Kesehatan. Program ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan, terhadap kesehatan warga khususnya pencegahan penyakit demam berdarah dan malaria.
Kegiatan sejenis rutin dilaksanakan, sebagai langka antisipasi penyakit terutama saat musim hujan tiba. Pihaknya bekerjasama dengan Puskemas GGB serta semua elemen masyarakat, agar program lebih optimal.Sehingga bisa mencegah penyakit demam berdarah dan malaria, di wilayah Kecamatan Merapi Timur.
“Sejak setahun lalu, kami bentuk tim pemburu jenik nyamuk. Terima kasih atas dukungan semua elemen. Peran serta masyarakat juga sangat menentukan keberhasilan program,” ujar Faza Ikhwana. Kepala Desa Sirahpulau Febriansyah memberikan apresiasi, terhadap program yang sudah dilaksanakan oleh PLTU Banjarsari. Ia bahkan mendukung program pencegahan seperti ini, termasuk dibentuknya tim pemburu jentik nyamuk.(*)
