Pesan Mendalam Dandim 0405/Lahat Pimpin Pelepasan Personel Purna Tugas

Lahat – Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian seorang prajurit. Justru, memasuki masa pensiun menjadi awal pengabdian baru di tengah masyarakat.Pesan tersebut disampaikan Dandim 0405/Lahat Letkol Inf David Jhandika H.W., SH., M.Sos., saat memimpin kegiatan penerimaan, pelepasan dan purna tugas perwira Kodim 0405/Lahat di Gedung Juang Kodim 0405/Lahat, Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kodim 0405/Lahat.

Selain menyambut personel yang baru bergabung, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada personel yang melanjutkan tugas di tempat lain maupun yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0405/Lahat Mayor Inf Subianto, para Pabung, perwira staf, Danramil jajaran Kodim 0405/Lahat, perwakilan anggota Koramil serta perwakilan Persit KCK XIV Kodim 0405/Lahat.

Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa setiap personel yang menerima amanah baru harus segera beradaptasi dengan lingkungan dan wilayah tugas.“Selamat datang di keluarga besar Kodim 0405/Lahat. Segera kenali wilayah, jalin komunikasi dengan baik sesama anggota Kodim 0405/Lahat dan jadikan kepercayaan ini sebagai amanah,” ujar Dandim.Tidak hanya kepada personel yang baru datang, apresiasi juga diberikan kepada prajurit yang meninggalkan satuan.

Dandim menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas.“Purna Tugas Bukan Berarti Berhenti Mengabdiami melepas dengan bangga. Jaga nama baik satuan di manapun bertugas,” pesan Letkol Inf David Jhandika.Pesan khusus disampaikan Dandim kepada prajurit yang memasuki masa purna tugas.

Menurutnya, pengalaman dan nilai-nilai pengabdian yang telah dibangun selama puluhan tahun tetap memiliki arti penting bagi masyarakat.“Pengabdian tidak akan pernah selesai. Pensiun adalah masa pengabdian baru di tengah masyarakat. Terima kasih atas pengabdian, loyalitas dan dedikasi selama puluhan tahun,” tegasnya.Dandim menilai, tradisi penerimaan, pelepasan dan purna tugas bukan sekadar kegiatan seremonial.

Di balik kegiatan tersebut terdapat nilai kebersamaan, penghormatan dan penghargaan terhadap setiap prajurit yang telah memberikan tenaga, pikiran dan loyalitasnya untuk satuan.Lebih lanjut ia menegaskan, Setiap prajurit memiliki perjalanan pengabdian masing-masing. Ada yang datang untuk melanjutkan perjuangan, ada yang berpindah tugas membawa nama baik satuan, dan ada pula yang memasuki masa purna tugas setelah menyelesaikan pengabdian.

Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali laporan perwira acara, penghormatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, prosesi serah terima, penyampaian amanat Dandim, hingga ditutup dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *