EMPAT LAWANG — Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, S.S.I., S.H., M.M., M.H., meninjau langsung persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027 pada Minggu (6/9/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan penuh sarana, prasarana, serta fasilitas pendukung agar pelaksanaan MPLS berjalan tertib, aman, dan nyaman. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten I Setda, Ketua Tim Percepatan Pembangunan, jajaran Kepala OPD (Dinsos, Dikbud, Perkim, Damkar, BPBD, DLH, PUPR, Diskominfo, BPKAD), Kabag Protokol, Kabag Tapem, serta Plt. Direktur Utama PDAM Tirta Seguring Betung.
Rincian Penerimaan Siswa
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang akan menampung total 352 siswa, dengan rincian:
- Siswa Baru (270 orang): SD (150 siswa), SMP (30 siswa), dan SMA (90 siswa).
- Siswa Lama: 82 orang.
Keunggulan dan Konsep Pendidikan Terintegrasi
Berbeda dengan sekolah umum yang berfokus pada akademik, Sekolah Rakyat mengusung konsep pendidikan terintegrasi berbasis boarding school. Selain materi akademik, siswa dibina secara komprehensif dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, keterampilan, serta kecerdasan sosial-emosional.
Seluruh kebutuhan operasional dan perlengkapan belajar peserta didik difasilitasi penuh oleh pemerintah secara gratis, meliputi:
- Seragam sekolah lengkap.
- Buku dan alat tulis/perlengkapan belajar.
- Fasilitas penunjang pendidikan dan asrama lainnya.
Satu-satunya Sekolah Rakyat Permanen di Sumsel
Bupati Joncik Muhammad menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat di Empat Lawang memiliki nilai strategis karena menjadi satu-satunya Sekolah Rakyat yang dibangun secara permanen di Provinsi Sumatera Selatan.
”Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Lawang ini merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat yang dibangun secara permanen di Sumatera Selatan. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita, sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan sekolah ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita. Ini bukan hanya tentang membangun gedung sekolah, tetapi tentang membangun masa depan anak-anak Empat Lawang,” ujar Joncik.
Melalui program terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berkomitmen untuk terus menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas demi mencetak generasi unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
