Lahat – Kabar kurang sedap datang bagi atlet Kabupaten Lahat yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan XV di Musi Banyuasin (Muba) tahun 2025.Bonus bagi atlet berprestasi yang sebelumnya dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat ternyata belum terakomodasi dalam anggaran induk APBD Kabupaten Lahat tahun 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lahat, Dr. Hasleri Susanto, M.Pd., membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, anggaran untuk pembayaran bonus atlet peraih medali Porprov 2025 tidak masuk dalam pos anggaran Dispora pada APBD induk 2026.”Untuk bonus atlet Porprov tahun 2025 memang belum masuk dalam anggaran induk tahun 2026,” ujar Hasperi.
Ia menjelaskan, tidak masuknya anggaran tersebut terjadi karena pada penyusunan anggaran sebelumnya, pos pembayaran bonus bagi atlet berprestasi belum diakomodasi.Meski demikian, Dispora Lahat menyatakan akan berupaya memperjuangkan pembayaran bonus tersebut melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau perubahan anggaran daerah.”Insyaallah akan kita upayakan melalui ABT, sepanjang tidak ada pemangkasan pada APBD-P 2026,” jelasnya.
Sementara menurut Hasperi, untuk anggaran pembinaan cabor pada tahun 2026 juga belum cair namun sudah diajukan tinggal penandatangan antara Dispora dan KONI Lahat. “Kita ingin semuanya sesuai prosedur sehingga tidak menyalahi aturan, apalagi terkait laporan SPJ dana hibah sangat ketat dan tidak serta merta diajukan langsung bisa cair,”jelasnya.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Lahat di ajang Porprov Muba 2025. Pasalnya, bonus yang dijanjikan pemerintah merupakan bentuk apresiasi atas prestasi yang telah mereka raih setelah melalui proses latihan dan persiapan panjang.
Dengan kondisi fiskal daerah yang juga menghadapi berbagai kebutuhan anggaran, kepastian pembayaran bonus tersebut kini masih menunggu pembahasan dan kemampuan APBD Perubahan 2026.Para atlet peraih medali emas pun masih harus menunggu kepastian apakah bonus prestasi yang dijanjikan dapat direalisasikan melalui perubahan anggaran tahun berjalan.(*)
