Kabar Baik! Jalan Pagar Alam–Empat Lawang Segera Diperbaiki dengan Anggaran Rp21 Miliar

Palembang, Rabu, 20 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar pada tahun 2026 untuk perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Pagar Alam, Kecamatan Jarai, hingga Kabupaten Empat Lawang.​

Proyek infrastruktur vital ini dipastikan tetap berjalan tahun ini, meskipun sebelumnya sempat mengalami keterlambatan akibat adanya penyesuaian anggaran daerah.​

Rincian Alokasi Anggaran

Nilai anggaran tahun 2026 ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya berkisar Rp13 miliar. Dana sebesar Rp21 miliar tersebut nantinya akan dibagi ke dalam dua fokus pengerjaan:​

  1. Rp.14 Miliar: Difokuskan untuk pemeliharaan ruas jalan Pagar Alam–Tanjung Raya.​
  2. Rp. 7 Miliar: Dialokasikan untuk perbaikan ruas Tanjung Raya hingga perbatasan Provinsi Bengkulu.​

DPRD Sumsel Desak Percepatan Lelang Proyek​Anggota DPRD Sumsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Alfrenzi Panggarbesi, menyatakan bahwa dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Dinas PU Bina Marga Sumsel untuk memastikan jadwal eksekusi proyek. Langkah ini diambil karena kondisi jalan yang rusak sudah lama dikeluhkan dan mengganggu mobilitas serta distribusi hasil pertanian warga.

​“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Sumsel untuk mempertanyakan kapan ruas jalan tersebut mulai diperbaiki karena masyarakat sudah sangat mengeluhkan kondisinya. Kita meminta setelah anggaran ini diputuskan, proses lelang segera dilakukan sehingga pekerjaan di lapangan bisa cepat dimulai,” tegas Alfrenzi, Selasa (19/5/2026).

​Tetap Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal Daerah​Keterlambatan pengerjaan proyek ini sebelumnya dipicu oleh pergeseran anggaran di lingkungan Pemprov Sumsel. Pada tahun 2026, kondisi ruang fiskal APBD Sumsel memang sedang mengalami tekanan berat berupa penurunan hingga Rp1,8 triliun. Penurunan ini merupakan dampak nasional dari kebijakan pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh Kementerian Keuangan.​Meski pemotongan anggaran pusat memaksa daerah melakukan efisiensi pada sejumlah program pembangunan, DPRD dan Pemprov Sumsel sepakat untuk tetap memprioritaskan jalur Pagar Alam–Empat Lawang. Ruas ini dinilai sebagai urat nadi logistik dan akses utama penghubung wilayah Sumsel bagian barat yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *