LAHAT — Untuk membantu masyarakat yang kesulitan air bersih, PLTU Banjarsari mengerahkan mobil khusus untuk mensuplai air bersih gratis untuk memenuhi kebutuhan warga. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak lama, dan intensitasnya semakin tinggi pada saat musim kemarau 2026. Bahkan dalam 1 hari bila permintaan banyak, suplai bisa mencapai 30 liter.
EVP PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno melalui Sepesialis Keamanan CSR dan Umum Tommy Sahara menjelaskan, suplai air bersih sudah rutin dilaksanakan PLTU Banjarsari sejak perusahaan beroperasi. Bila kondisi cuaca normal biasanya warga minta untuk kebutuhan hajatan, rumah ibadah, atau pun duka cita. Air akan dikirim sesuai permintaan, dan tidak dipungut biaya sama sekali.
Pada musim kemarau biasanya intensitas suplai air kepada warga, meninggkat tajam. Seperti pada tahun 2026 ini, permintaan sudah banyak sejak bulan juli dan Agustus lalu. Bahkan dalam satu hari mobil tanki air berkapasitas 5000 L, bisa bolak-balik hingga 3-6 kali. Untuk memenuhi permintaan warga terutama sekitar perusahaan, karena kesulitan air bersih.
Tak hanya masyarakat, PLTU Banjarsari juga memperhatikan kebutuhan fasilitas umum yang juga kekurangan air bersih. Seperti rumah ibadah dan sekolah, yang mengalami kesulitan untuk menjalankan aktivitas dan operasional karena keterbatasan air.
“Mungkin kami belum maksimal, karena katerbatasan peralatan, kendala teknis, dan juga menyesuaikan kebutuhan operasional pembangkit listrik. Tapi Kami sangat senang bisa membantu masyarakat, dan ini tanpa biaya alias gratis,” ujar Tommy Sahara, Jumat (19/9/2026).
Herlina Kepala Sekolan SDN 10 MErapi Timur membenarkan mereka kesulitan air bersih, untuk aktivitas belajar mengajar. Karena selama musim kemarau, sumur yang ada di sekolah defisit air bersih. Sehingga mereka meminta bantuan dari PLTU Banjarsari, agar bisa mensuplai air bersih secara rutin agar tidak menghambat kegiatan di sekolah. (*)
