EMPAT LAWANG — Gudang penyimpanan fasilitas sekolah dan material bangunan milik SDN 11 Tunggul Itam, Desa Tanjung Raman, Kabupaten Empat Lawang, ludes terbakar pada Jumat dini hari (23/10/2026) sekitar pukul 00.39 WIB.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah, Epi Saputra (40), yang melihat kobaran cahaya terang disertai suara gemuruh dari area gudang. Diduga api cepat membesar karena banyaknya material kayu dan semen di dalam bangunan tersebut.
Dampak Kebakaran dan Material yang Hangus:
- Fasilitas Belajar: 180 unit kursi, 100 unit meja belajar, 6 unit meja guru, dan 4 unit papan tulis.
- Material Pembangunan: 40 sak semen, 50 lembar seng interlock, 5 batang kerangka baja, 2 unit lori, serta peralatan pertukangan.
- Korban & Kerugian: Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Berkat kesigapan warga sekitar dan kondisi cuaca tanpa angin, kobaran api berhasil diisolasi sebelum satu unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman total.
Respons Pemerintah Desa dan Pihak Sekolah
Pj Kepala Desa Tanjung Raman, Darmawan, S.Pt., saat meninjau lokasi bersama perangkat desa dan BPD, berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang dapat segera menyalurkan bantuan fasilitas pengganti.
”Mengingat proses rehabilitasi ruang belajar sekolah akan segera rampung, ketersediaan sarana belajar pengganti sangat mendesak agar aktivitas belajar mengajar siswa tidak terganggu,” ujar Darmawan.
Sementara itu, Kepala SDN 11 Tunggul Itam, Sastra Candra Kirana (Cacik), menyampaikan bahwa peristiwa kebakaran ini telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian setempat serta dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang untuk penanganan lebih lanjut.
