
*PALEMBANG* – Warga Kelurahan 18 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I menyampaikan aspirasi terkait kondisi fasilitas pelayanan publik saat Reses DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil I Kota Palembang. Dalam pertemuan itu, warga mengusulkan dua hal utama, yaitu renovasi kantor lurah yang dinilai sudah tidak memadai dan penambahan sarana kebersihan berupa tempat sampah di lingkungan kelurahan.
Kondisi gedung kantor lurah saat ini dianggap terlalu kecil dan kurang representatif untuk melayani kebutuhan administrasi ratusan kepala keluarga. Ruang pelayanan yang sempit juga membuat warga harus antre lama saat mengurus surat-surat.Menanggapi usulan tersebut,

*Attyuda Ferdiana Kusuma, S.Sos dari Fraksi Golkar* menyatakan siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang. “Kami akan mengusulkan rehab kantor lurah 18 Ilir melalui pembahasan APBD Kota. Pelayanan publik harus didukung sarana yang layak dan nyaman,” ujarnya.
*Firmansyah Hakim, SH dari Fraksi NasDem* turut menyoroti persoalan kebersihan lingkungan. Ia mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah jumlah tong sampah dan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah. “Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Jika fasilitasnya tersedia, warga juga akan lebih mudah menjaga lingkungan tetap bersih,” katanya.
*Abdullah Taufik, SE.MM dari Fraksi Gerindra* menambahkan usulan agar diterapkan program bank sampah di tingkat kelurahan. Menurutnya, program ini tidak hanya menjaga kebersihan tetapi juga bisa menjadi sumber ekonomi tambahan bagi warga.
*Ir. Romiana Hidayati dari Fraksi PDI Perjuangan* menekankan pentingnya kenyamanan dalam pelayanan publik. Ia menilai kantor lurah yang baik akan berdampak pada kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat.
*Muhamad Tona, S.Ag dari Fraksi PKS* mendukung upaya modernisasi pelayanan di kelurahan. Ia mengusulkan agar administrasi kelurahan mulai didorong ke arah digitalisasi agar lebih cepat, transparan, dan meminimalisir antrean.
*H. Choirul S Matdiah, MH dari Fraksi Demokrat* menegaskan akan mengawal seluruh usulan ini hingga masuk dalam pembahasan di Badan Anggaran DPRD Provinsi. Ia berharap usulan dari 18 Ilir menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat.
Menutup reses, keenam anggota DPRD Dapil I berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga. DPRD Dapil I berharap melalui renovasi kantor lurah dan peningkatan sarana kebersihan, pelayanan di Kelurahan 18 Ilir dapat berjalan lebih maksimal, cepat, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.(*)
