EMPAT LAWANG – Bayi perempuan yang ditemukan warga di Jalan Baru tembusan 3B, Desa Mekarti Jaya, kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Empat Lawang. Sejak kabar penemuannya mencuat, pihak rumah sakit mengaku dibanjiri panggilan telepon dari masyarakat yang berniat untuk mengadopsi bayi malang tersebut.
Kesehatan Bayi dalam Pengawasan Spesialis
Saat ini, bayi tersebut berada di bawah pengawasan ketat Dokter Spesialis Anak. Berdasarkan pemeriksaan medis, bayi tersebut mengalami beberapa kendala kesehatan akibat ditelantarkan di lokasi terbuka:
Dehidrasi: Bayi sempat terpapar panas matahari dalam waktu yang cukup lama.
Berat Badan Kurang: Kondisi fisik bayi menunjukkan berat badan yang tidak ideal.Luka Ringan: Terdapat bekas gigitan semut di bagian punggung saat pertama kali dievakuasi.
“Awalnya bayi tampak gelisah, mungkin karena kepanasan dan gatal akibat gigitan semut. Namun, setelah ditangani, kondisinya sekarang sudah mulai stabil dan membaik,” ujar salah satu tenaga medis di RSUD Empat Lawang.
Pengamanan Ketat dan Prosedur HukumMengingat tingginya simpati masyarakat dan banyaknya awak media yang berkunjung, pihak rumah sakit memberlakukan pengamanan ketat di ruang perawatan. Hal ini dilakukan demi menjaga ketenangan serta proses pemulihan sang bayi.
Terkait status hak asuh dan penyelidikan kasus, penanganan kini telah dikoordinasikan dengan:Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang (terkait prosedur adopsi resmi).Unit PPA Polres Empat Lawang (terkait penyelidikan pelaku pembuangan bayi).Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang ingin mengadopsi untuk mengikuti prosedur legal melalui Dinas Sosial agar masa depan bayi tersebut terjamin secara hukum.
