EMPAT LAWANG (21/5/2026) – Tingginya curah hujan sejak pagi mengakibatkan jembatan gantung sepanjang 40 meter yang menghubungkan Talang Lubuk Tapang dengan Dusun Peraduan Ijut, Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan, putus total pada pukul 11.20 WIB. Infrastruktur yang dibangun pada masa Pemerintahan Lesung Batu Kades Riadi, pada tahun 2022 ini ambruk setelah tidak mampu menahan terjangan arus deras Sungai Lintang Kanan bagian hulu, ditambah tumpukan material sampah yang tersangkut pada kawat seling bagian bawah jembatan.
Dampak Ekonomi bagi Ratusan Kepala Keluarga
Jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian krusial bagi warga setempat. Putusnya akses ini berdampak langsung pada mobilitas hasil bumi dari sedikitnya 12 talang besar dan 309 pondok perkebunan di kawasan tersebut, di antaranya Talang Lubuk Tapang, Sungai Baesan, Talang Ress, Talang Sotop, Ladangan Renda Paku,Tlg Tok Suri, Tlg Hasan Door, Tlg Warda/Mawi Tlg Tematang Yuyun, Tlg Tanah Teguh pucuk, Tlg Tanah Teguh Bawah, Ladangan Tematang Melintang, dan Ladangan Renda Bambang. ini belum termasuk pondok pondok yang tidak bertalang.
Jalur Alternatif Memutar
Penjabat Sementara (Pj) Kepala Desa Lesung Batu, Iwan, mengonfirmasi bahwa data kerusakan dan kerugian akibat meluapnya sungai sudah dilaporkan secara resmi kepada Camat Lintang Kanan, Rustam Efendi.
“Untuk sementara waktu, agar pengangkutan hasil bumi tetap berjalan, masyarakat terpaksa mengambil jalur alternatif memutar melewati Lubuk Genting yang tembus ke Desa Tanjung Alam sembari menunggu kebijakan penanganan dari Pemerintah Kabupaten,” jelas Iwan.
Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan peninjauan dan memberikan solusi darurat agar aktivitas perekonomian pertanian warga tidak lumpuh terlalu lama.
