Koalisi Pers Sumsel Layangkan 6 Tuntutan, Desak Polda Usut Kekerasan Jurnalis

PALEMBANG — Koalisi Pers Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menyampaikan pernyataan sikap tegas menyikapi lambannya penanganan kasus pengeroyokan dua jurnalis dan mahasiswa di depan Markas Polda Sumsel.

​Pernyataan tersebut dibacakan oleh Koordinator Koalisi Pers Sumsel, Ardhy Fitriansyah, bersama pimpinan organisasi pers Sumsel (AJI, PWI, SMSI, dan pimpinan media massa) pada Senin (2/11/2026).

​6 Poin Tuntutan Koalisi Pers Sumsel:

  1. ​Transparansi Internal: Mendesak keterbukaan hasil pemeriksaan internal terhadap Irwasda Polda Sumsel.
  2. ​Keterbukaan di TKP: Meminta kepolisian mempublikasikan hasil pemeriksaan dua organisasi yang berada di lokasi kejadian.
  3. ​Kritik Penanganan Lambat: Menilai Polda Sumsel tidak serius dan mengulur waktu karena belum merilis penangkapan para pelaku pengeroyokan.
  4. ​Usut Oknum Polisi: Mengecam penanganan dugaan pemukulan oleh oknum anggota Polda Sumsel yang dinilai tebang pilih.
  5. ​Tim Investigasi Independen: Desak Dewan Pers dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) membentuk tim investigasi independen.
  6. ​Aksi Massa Lanjutan: Siap mengerahkan jurnalis se-Sumsel untuk menggelar aksi demonstrasi lanjutan pada 11 November 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *